Mengenal Augmented Reality (AR) dalam Berbagai Industri

Mengenal Augmented Reality ARRevolusi digital yang digadang-gadang menjadi trend di tahun semakin terasa keberadaannya dengan munculnya The Matrix. Teknologi ini telah digunakan untuk mengembangkan Augmented Reality (AR) yang bisa diaplikasikan di berbagai bidang yang memungkinkan untuk menggunakan teknologi ini. Pada dasarnya teknologi Augmented Reality memadukan elemen digital interaktif seperti umpan balik haptic buzzy, overlay visual, atau proyeksi sensorik menuju lingkungan dunia nyata kita. Karena keutamaannya inilah, AR banyak diaplikasikan pada berbagai industri termasuk industri game seluler, lanskap, maupun militer.

6 Industri yang Telah Menerapkan Augmented Reality (AR)

  1. Game Seluler

    Mungkin Anda pernah memainkan game atau mendengar game populer di masanya, Pokemon Go, yang merupakan salah satu contoh game AR. Game pada seluler ini memproyeksikan item yang berupa skor, ikon layar, atau juga wujud Pokemon yang seolah hidup dan ada dalam dunia nyata. Menurut banyak orang game ini menyenangkan karena mereka seolah-olah berinteraksi secara nyata dengan semua komponen yang ada di dalam game.

    Dua perusahaan raksasa teknologi Google dan Apple pun berlomba mengembangkan perangkat ponsel mereka supaya memiliki daya yang cukup suportif untuk perangkat lunak AR. Oleh karena itu, prosesor pada iPhone dan iPad diproduksi dengan performa tinggi sehingga memungkinkan untuk dipasangkan dengan fitur AR.

  2. Aplikasi Landmark

    Google juga telah menerapkan teknologi AR ini pada Google Skymap dimana semua lanskap atau landmark terlihat nyata. Wikitude juga menerapkan hal yang serupa yakni memungkinkan pengguna mendapatkan informasi mengenai sebuah objek atau landmark. Mudah sekali menggunakannya, tinggal arahkan kamera ponsel Anda dan dapatkan informasi dan data yang Anda inginkan.

  3. Aplikasi Perabot

    Ada lagi aplikasi bernama IKEA Place yang memungkinkan Anda untuk menemukan letak interior yang tepat untuk meletakkan berbagai perabot di dalam satu ruangan. Teknologi AR juga diterapkan di sini menjadikan aplikasi yang membantu pengguna untuk berinteraksi seperti di dunia nyata.

  4. Bidang Militer

    Basis militer Angkatan Darat AS telah menerapkan teknologi AR untuk menerapkan misi latihan secara digital yang bernama Synthetic Training ENvironment (STE) atau Lingkungan Pelatihan Sintetis. Alat ini berbentuk kacamata dan dilengkapi dengan headset AR untuk membantu pemrosesan data yang lebih cepat. Dengan alat ini, tentara Angkatan Darat AS berlatih militer dengan konsep dan tampilan yang nyata.

    Perusahaan militer ternama di Kanada yang bernama Arcane Technologies telah mendesain dan menjual perangkat AR kepada militer Amerika Serikat. Di dunia militer AR sangat bermanfaat untuk melatih prajurit dengan medan latihan sungguhan dengan menggunakan helm, kacamata pintar dan perangkat penunjang lainnya.

  5. GPS

    Di Belanda terdapat aplikasi GPS pada smartphone yang memberikan pengguna seluruh informasi tentang daerah sekitar termasuk hotel, restoran atau tempat umum lainnya melalui layar ponsel. AR di sini tidak lagi hanya berbasis aplikasi smartphone tetapi juga menyangkut mural ruang interaktif raksasa hasil buatan Mural Arts Philadelphia. Di sini pengguna dapat melihat berbagai macam hologram beserta alunan musik dari sana sehingga mereka seperti berada dalam ruang fantasi nyata.

  6. Aplikasi Kamera

    Teknologi AR yang bernama Tango merupakan aplikasi Google yang memberikan informasi terkait pencarian visual. Proses pencarian ini dilakukan melalui Google Lens yang merupakan serangkaian perangkat lunak AR dan dihubungkan dengan fitur kamera pada ponsel. Apple juga melakukan inovasi yang serupa dengan kompetitornya dengan melakukan inovasi pada ARKit, sebuah aplikasi AR pada iPhone dengan perangkat berbasis iOS yang memfasilitasi para programmer.

    Teknologi AR telah menjadi teknologi yang sangat maju dengan dukungan teknologi yang sudah ada pada zaman ini. Jadi tidak heran jika AR telah merambah semua segmen industri. Bersiaplah menuju era digital yang sesungguhnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *