Pembelajaran Online di Tengah Pandemi Covid-19Pembelajaran Online di Tengah Pandemi Covid-19 – Hampir beberapa bulan belakangan ini segala sesuatu dilakukan dari rumah. Hal ini dikarenakan munculnya virus covid-19 yang membuat pemerintah mengambil kebijakan agar masyarakatnya berada di rumah saja. Tidak hanya bekerja yang dilakukan dari rumah, belajar pun juga. 

Selain meminta masyarakat untuk sadar pentingnya berada di rumah, masyarakat juga dihimbau untuk rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun, melakukan physical distancing, memakai masker jika pergi ke luar rumah. Ini adalah kondisi baru yang dihadapi dunia. Tidak hanya di Indonesia saja, semua negara di dunia turut merasakan pandemi ini.

Sebenarnya, melakukan segala sesuatu dari rumah bukanlah hal yang mudah dilakukan. Terlebih lagi untuk orang-orang yang terbiasa melakukan berbagai aktivitas atau kegiatan di luar rumah. Tapi, ini tetap harus terjadi mengingat kebijakan ini diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 itu sendiri. 

Banyak Pihak Mengeluhkan Pembelajaran Daring 

Dengan diadakannya pembelajaran online dari rumah, tentu akan banyak perubahan yang terjadi. Banyak orang mengeluhkan keadaan ini tidak hanya orang tua di rumah saja tapi juga para pendidik yang mereka kesulitan mengajar dari rumah. 

Melakukan proses pembelajaran daring tidak semudah seperti yang dibayangkan. Banyak yang dipertimbangkan supaya tujuan pembelajaran tercapai. Meski dengan pembelajaran daring ini ada manfaatnya dimana pembelajaran jadi tidak dibatasi dengan adanya ruang kelas karena belajar bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja, namun banyak anak-anak yang malah tambah malas untuk belajar bahkan terkesan ogah-ogahan. Apalagi tidak semua anak atau orang tua memiliki gadget dan koneksi internet yang digunakan untuk proses belajar daring ini. 

Meski sebagian mengatakan setuju dengan pembelajaran daring dan menganggap proses belajar mengajar dari online ini lebih mudah, tapi sebagian yang lainnya mengatakan tidak setuju dengan diadakannya pembelajaran daring ini. Hal ini karena banyak orang tua yang mengeluh jika mereka tidak memiliki sarana yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar dari online tersebut. 

Apalagi saat ini tidak sedikit orang tua yang menjadi korban PHK di kantornya karena pandemi covid ini. Jadi pembelajaran daring ini dirasa belum dapat direalisasikan secara maksimal jika masih banyak orang yang tidak setuju dengan kebijakan ini. Meskipun beberapa sekolah atau kampus ada yang membantu dengan menyediakan kuota internet untuk para pelajarnya, namun kenyataannya tidak semua pelajar yang mendapatkan bantuan tersebut.

Selain itu, banyak pelajar yang berada di kampung dimana tidak ada akses internet yang baik di kampungnya. Karena alasan ini mereka jadi tidak bisa belajar di tengah pandemi covid-19. Disini, para tenaga pendidik diharuskan untuk bisa bertanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai pendidik sehingga meski di tengah pandemi seperti ini tetap tercipta proses pembelajaran yang efektif.

Di masa seperti ini kita tidak bisa saling menyalahkan karena pandemi ini semua orang merasakannya. Kita juga tidak boleh berhenti apalagi menyerah dengan keadaan yang ada. Apapun yang terjadi nanti, pendidikan harus tetap berjalan. Karena itu dibutuhkan kerjasama yang baik antara dosen atau guru yang merupakan tenaga pendidik dengan pasa siswa sebagai anak didik supaya dapat menciptakan proses pembelajaran yang bagus dan efektif meski di tengah pandemi. 

Pembelajaran lewat online yang dilakukan oleh anak-anak juga harus tetap diawasi para orang tua. Mengingat penyebaran konten-konten berbau negatif sekarang ini mudah sekali diakses anak-anak. Jadi jangan sampai kecolongan nanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *